SMA Negeri 1 Kota Besi menggelar kegiatan sholat istisqa' bagi siswa Muslim dan doa bersama lintas agama bagi siswa non-Muslim pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di lapangan sekolah setempat. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk ikhtiar spiritual seluruh warga sekolah untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan Tengah dapat segera mereda.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Besi, Kapolsek Kota Besi, jajaran pejabat kelurahan Kota Besi, serta Pejabat Pembina Sekolah dari Kabupaten Kotawaringin Timur. Kehadiran para tamu undangan ini menjadi wujud dukungan dan kepedulian bersama terhadap dampak kabut asap yang telah dirasakan masyarakat, khususnya dunia pendidikan.
Sholat Istisqa' Dipimpin Guru SMA Negeri 1 Kota Besi
Sholat istisqa' yang diikuti para siswa Muslim dipimpin langsung oleh Bapak Zazuli Rakhman, S.T., yang merupakan salah satu guru di SMA Negeri 1 Kota Besi. Sementara itu, siswa non-Muslim mengikuti rangkaian doa bersama sesuai dengan keyakinan masing-masing di lokasi yang telah disediakan, sebagai bentuk kebersamaan dan toleransi antarumat beragama dalam menghadapi musibah yang sama-sama dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah.
Sambutan Ketua MUI: Ajakan Perbanyak Istighfar dan Introspeksi Diri
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kota Besi mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat yang hadir untuk memperbanyak istighfar serta melakukan koreksi dan introspeksi diri. Beliau menyampaikan bahwa musibah kabut asap yang terjadi hendaknya dijadikan momentum untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, memperbaiki perilaku terhadap alam dan lingkungan, serta memanjatkan doa dengan penuh kesungguhan agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
Wujud Kepedulian Sekolah terhadap Masyarakat dan Lingkungan
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen SMA Negeri 1 Kota Besi dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Pihak sekolah berharap melalui kegiatan sholat istisqa' dan doa bersama ini, seluruh warga sekolah dapat terus menumbuhkan kepekaan sosial serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga sekolah lintas agama dalam menghadapi berbagai tantangan bersama.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kota Besi, memohon agar bencana kabut asap segera berlalu dan Kalimantan Tengah kembali diselimuti udara yang bersih dan sehat.