Selasa, 21 April 2026, lapangan SMA Negeri 1 Kota Besi dipenuhi dengan suasana khidmat namun penuh kebanggaan. Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang ke-147, sekolah menyelenggarakan upacara bendera dengan konsep istimewa: seluruh posisi petugas upacara diemban oleh para ibu guru. Mulai dari pembina upacara, pemimpin upacara, pembaca teks Pancasila, pembaca Undang-Undang Dasar 1945, pengibar bendera, hingga pembawa acara — semuanya adalah perempuan.

Upacara berjalan dengan tertib dan penuh wibawa. Para ibu guru tampil percaya diri dalam balutan kebaya tradisional yang anggun, mempertegas identitas perempuan Indonesia yang kuat, berdedikasi, dan berdaya. Peserta upacara — seluruh siswa-siswi dan dewan guru — mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat dan rasa hormat yang mendalam. 

Pemilihan ibu guru sebagai petugas upacara bukan tanpa alasan. Panitia kegiatan menyampaikan bahwa konsep ini lahir dari semangat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini — bahwa perempuan berhak mendapatkan pendidikan yang setara dan memiliki peran aktif dalam masyarakat. Di lingkungan sekolah, para guru perempuan adalah bukti nyata dari perjuangan tersebut.

Dalam amanat upacara, pembina menekankan pentingnya menghargai peran perempuan — baik sebagai ibu, pendidik, maupun pemimpin. Beliau juga mengajak seluruh siswa, khususnya siswi, untuk tidak pernah berhenti bermimpi dan terus berjuang meraih cita-cita, sebagaimana Kartini muda yang tak pernah menyerah meski dihadang berbagai keterbatasan zamannya.


Hari Kartini bukan sekadar peringatan seremonial. Dengan menghadirkan ibu-ibu guru sebagai petugas upacara hari ini, kita ingin menunjukkan bahwa perempuan mampu memimpin, mampu berkontribusi, dan mampu berdiri setara dalam segala lini kehidupan — termasuk di dunia pendidikan.”

— Pembina Upacara, Kepala SMA Negeri 1 Kota Besi


Kegiatan upacara Hari Kartini ini menjadi salah satu momen paling berkesan sepanjang tahun ajaran di SMA Negeri 1 Kota Besi. Seluruh warga sekolah pulang membawa semangat baru untuk terus menghargai dan mendukung peran perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Semoga semangat Kartini terus menyala di hati setiap insan yang bernaung di bawah atap sekolah tercinta ini, dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa untuk terus berjuang demi kemajuan dan keadilan.

 

“Habis gelap, terbitlah terang.”

— R.A. Kartini