SMA NEGERI 1 KOTA BESI

Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, SMA Negeri 1 Kota Besi Ikuti IHT

"Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Bergerak Bersama, Mengubah Tantangan Menjadi Harapan"

Sampit, 23 Juli 2026

SAMPIT – Dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah terhadap peserta didik, SMA Negeri 1 Kota Besi turut serta dalam kegiatan In House Training (IHT) Sekolah Ramah Anak (SRA) yang bertajuk “Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Bergerak Bersama, Mengubah Tantangan Menjadi Harapan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Juli 2026, bertempat di Ballroom Hotel Aquarius Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

IHT ini diikuti oleh empat sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Kota Besi, SMA Negeri 1 Cempaga, SMA Negeri 4 Sampit, dan SMA Negeri 1 Cempaga Hulu, dengan total peserta sebanyak 130 orang yang terdiri dari unsur guru dan tenaga kependidikan dari masing-masing sekolah. Kehadiran keempat sekolah ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Kegiatan menghadirkan Dr. Rusnanie, S.Pd., M.Pd. selaku Fasilitator Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai pemateri utama. Turut hadir pula Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Kotawaringin Timur, Drs. Kodarahim, serta Pengawas SMA/SMK Provinsi Kalimantan Tengah, Febri, S.Pjok., yang memberikan arahan dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan program ini.

Sebagai bentuk komitmen menyeluruh, kegiatan IHT ini juga turut mengundang perwakilan wali murid dan perwakilan siswa dari seluruh sekolah peserta. Pelibatan orang tua dan peserta didik dimaksudkan agar materi yang disampaikan dapat dipahami secara menyeluruh oleh seluruh unsur pendidikan, sehingga tercipta sinergi yang kuat antara orang tua, murid, dan sekolah sebagai satu kesatuan pondasi dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak.

Inti Materi dari Fasilitator SRA

Dalam paparannya, Dr. Rusnanie, S.Pd., M.Pd. menekankan bahwa Sekolah Ramah Anak bukan sekadar program administratif, melainkan sebuah budaya yang harus tumbuh dari kesadaran bersama seluruh warga sekolah. Ia menguraikan beberapa poin penting sebagai berikut:

• Sekolah Ramah Anak adalah satuan pendidikan yang menjamin, memenuhi, melindungi, dan menghargai hak-hak anak, serta menyediakan lingkungan belajar yang aman, bersih, sehat, inklusif, dan nyaman bagi tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

• Guru dan tenaga kependidikan perlu memahami dan menerapkan pendekatan disiplin positif, tanpa kekerasan fisik maupun verbal, dalam mendidik dan membina peserta didik.

• Pentingnya membangun sistem pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan, termasuk perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan diskriminasi, melalui mekanisme pelaporan yang jelas dan responsif.

• Keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan — kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik — menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan budaya sekolah yang aman dan ramah anak.

• Perubahan tantangan menjadi harapan hanya dapat terwujud apabila seluruh warga sekolah bergerak bersama, saling mendukung, dan berkomitmen menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang nyaman bagi anak.

Harapan Ketua MKKS Kabupaten Kotawaringin Timur

Dalam sambutannya, Ketua MKKS Kabupaten Kotawaringin Timur, Drs. Kodarahim, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan IHT ini dan berharap agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan secara nyata di sekolah masing-masing. Ia menegaskan bahwa Sekolah Ramah Anak harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tanggung jawab sekolah semata, melainkan juga peran aktif orang tua dan masyarakat.

Beliau berharap keempat sekolah yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi pelopor dan contoh baik (best practice) dalam penerapan budaya sekolah aman dan nyaman di Kabupaten Kotawaringin Timur, sehingga dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kualitas pendidikan dan tumbuh kembang peserta didik ke depannya.

Komitmen SMA Negeri 1 Kota Besi

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen SMA Negeri 1 Kota Besi dalam membekali guru dan tenaga kependidikan dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk membangun Sekolah Ramah Anak. Melalui pelatihan ini, sekolah berupaya menyiapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik, sekaligus memperkuat sinergi antara guru, orang tua, dan siswa sebagai satu kesatuan pondasi menuju sekolah yang benar-benar ramah anak.

Dengan semangat “Bergerak Bersama, Mengubah Tantangan Menjadi Harapan”, seluruh unsur di SMA Negeri 1 Kota Besi optimis dapat mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak, demi masa depan generasi penerus bangsa yang lebih cerah.

*** Humas SMA Negeri 1 Kota Besi ***